As If We Never Goodbye
I don’t know why I’m frightened
I know my way around here
The cardboard trees, the painted seas, the sound here…
Yes, a world to rediscover
But I ‘m not in any hurry
And I need a moment
The whispered conversations in overcrowded hallways
The atmosphere as thrilling here as always
Feel the early morning madness
Feel the magic in the making
Why, everything’s as if we never said goodbye
I’ve spent so many mornings just trying to resist you
I’m trembling now, you can’t know how I’ve missed you
Missed the fairy tale adventure
In this ever spinning playground
We were young together
I’m coming out of make-up
The lights already burning
Not long until the cameras will start turning…
And the early morning madness
And the magic in the making
Yes, everything’s as if we never said goodbye
I don’t want to be alone
That’s all in the past
This world’s waited long enough
I’ve come home at last!
And this time will be bigger
And brighter than we knew it
So watch me fly, we all know I can do it…
Could I stop my hand from shaking?
Has there ever been a moment
With so much to live for?
The whispered conversations in overcrowded hallways
So much to say not just today but always…
We’ll have early morning madness
We’ll have magic in the making
Yes, everything’s as if we never said goodbye
Yes, everything’s as if we never said goodbye…
We taught the world new ways to dream!
11 Juni 2011
Tanggal yang biasa saja, tapi merupakan suatu kebahagiaan bagi saya. Pertemuan berencana yang membangkitkan kenangan saya pada pertama kalinya Ikasslav 2004 lahir. Setelah 7 tahun berlalu, kalian tetap sama. Tetap menjadi teman-teman yang setia, membanggakan, menyenangkan, teman-teman yang mewarnai hidup saya.
Saya teringat ketika semua prosesi kita untuk menjadi anggota Ikasslav berakhir. Semua menertawakan saya karena saya menangis. Ternyata tangisan haru tersebut merupakan sebuah penanda bagi saya, bahwa Tuhan memberikan saya sahabat-sahabat terbaik. Sahabat-sahabat yang bisa melengkapi kekurangan saya, mengoreksi saya, bahkan membuat saya tertawa lepas.
Bertemu kalian kembali seperti bertemu saudara yang sedang pergi ke perantauan. Memang hidup kita bisa dianalogikan seperti itu. Setelah lepas dari masa studi di Jurusan Rusia FIB UI, kita semua pergi “merantau”. Pertemuan terakhir kita dia acara yang mengawali perjalanan kita membuat saya sadar, betapa sayangnya saya pada kalian.
Teman-temanku, Rusia 2004, terima kasih atas segala kegembiraan dan kedukaan yang terjadi di antara kita. Hal itu membentuk saya menjadi seorang pribadi yang penuh cinta, kepercayaan kepada orang lain, membentuk saya menjadi saya yang lebih baik.
как люблю я вас, ребята



Jabber
Madah Bahana
Marching Maniac
ih kaliaaannn, miss u all guys….*mupeng+iri…:)
haduh… sampe netes ingus bacanya.. saking terharu loh ya..! I’m feelin’ the same way too, dear friend.. =)
kapan ya ketemuan lagi? sik..asik..yuk..tapi yang kumpul personil lengkap