Be Grateful
be grateful
быть благодарным
être reconnaissant
dankbaar zijn
dankbar sein
gratum esse
ser agradecidos
a bheith buíoch
ser grato
BERSYUKUR
Siapa sih yang tidak tahu arti kata ini? Hanya saja, terkadang orang yang mengetahui tidak sadar akan makna di balik kata ini. Bersyukur. Kebanyakan orang mengucapkan syukur setelah mendapat hal yang lama diinginkan, setelah mencapai cita-citanya, setelah meraih kebahagiaan. Namun kebanyakan juga itu semua hanya berupa kata-kata yang terlontar dari mulut semata, tanpa memikirkan konsekuensi atau konsistensi dari rasa bersyukur.
Saya sebut bersyukur sebagai perasaan, bukan hanya sebagai sebuah kata. Ketika kita bersyukur, kita mengalami suatu perasaan yang membuat kita menjadi lebih ikhlas, bahagia, be grateful atas apa yang kita miliki atau tidak kita miliki. Ketika kita bersyukur, kita harus sadar bahwa semua yang terjadi pada diri kita adalah anugerah.
Layaknya kita bersyukur ketika mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, mendapat gadget yang kita idamkan, menemukan pasangan, memiliki waktu lebih untuk melakukan kegemaran, memiliki keluarga yang lengkap, dan lain-lain. Tapi, bersyukurkah kita ketika kita kehilangan uang, tidak lulus mata kuliah, dimarahi oleh atasan, mendapat banyak tugas sehingga mengalami tekanan, kekurangan waktu untuk beristirahat dan melakukan hal-hal yang disukai? Saya rasa orang jarang melakukannya.
Ketika seorang istri merasa kecewa karena suaminya jauh darinya karena alasan pekerjaan, bersyukurlah. Setidaknya dia memiliki suami, karena banyak perempuan siap nikah yang mengalami kesulitan mencari pasangan hidup.
Ketika waktu terasa begitu sedikit karena habis di perjalanan, untuk pekerjaan, untuk kuliah, bersyukurlah karena anda masih memiliki pekerjaan dan masih bisa kuliah. Banyak orang yang merasa kesulitan mencari pekerjaan dan tidak memiliki uang untuk melanjutkan kuliah.
Ketika orang terdekat dalam keadaan kritis, hampir meninggal, tidak ada salahnya juga kita bersyukur; bersyukur karena telah memiliki waktu untuk bersamanya, pernah menjalani hari-hari bahagia bersamanya.
Ketika pasangan anda meninggalkan anda, bersyukurlah! Di balik ini semua pasti ada sesuatu yang lebih baik untuk anda. Percayalah, tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini. Yang ada adalah semua jalan (lurus, berkelok-kelok, berbatu, di pinggir jurang terjal) yang anda jalani hanyalah menguatkan anda, memberi anda pengalaman, memberi petunjuk, memberi tanda bagi anda untuk menghadapi jalan selanjutnya.
Bersyukurlah, alih-alih mengeluh. Dengan mengeluh, anda hanya semakin menjauhkan diri dari tujuan anda. Dengan mengeluh, anda malah memberi rintangan baru bagi jalan hidup anda.
Menyesal tidak ada gunanya. Klise memang kedengarannya. Meskipun tidak ada gunanya, bukan berarti tidak boleh kita lakukan. Menyesal atas apa yang terjadi (jangan lama-lama), kemudian bangkit lagi untuk berjalan ke depan, sambil mensyukuri penyesalan anda tersebut.
Apa sih yang kita cari dalam kehidupan? Jawabannya tidak lain adalah kebahagiaan. Dapatkanlah kebahagiaan diri sendiri, tanpa diikuti oleh kesedihan orang lain. Siapa lagi yang mampu menciptakan kebahagiaan pada diri anda selain anda sendiri? Bersyukur atas hidup kita adalah langkah awal untuk menuju kebahagiaan.
Bagi anda yang membaca tulisan ini, cobalah renungkan, apa makna di balik kata bersyukur. Manakah yang lebih banyak anda lakukan? Bersyukur atau mengeluh?


Jabber
Madah Bahana
Marching Maniac