Dua orang sahabat saya, sama seperti saya, jarang menggunakan peralatan make up dalam kesehariannya. Salah satunya, seorang ibu dengan seorang putri (nama tidak disebutkan demi martabat yang bersangkutan), bekerja sebagai seorang jurnalis di sebuah majalah kesehatan wanita di Jakarta. Karena pekerjaannya sebagai penulis di majalah lifestyle, dia menggunakan make up dan berbagai accesories setiap ke kantor. Dia mengeluh, betapa mahalnya harga alat-alat make up yang dijual di pasaran. Tapi, karena tuntutan profesi, dipakainya juga alat-alat itu. Dulu biasanya ibu ini ke kampus dengan dandanan yang sangat casual, celana jeans atau kadang celana pendek, sepatu kets, kaos atau kemeja. Benar-benar casual. Bisa kita lihat bedanya di bawah ini…
Terlihat jelas sekali bedanya.

Bandingkan dengan teman saya yang satu lagi (nama tidak disebutkan demi harga diri ybs). Dia adalah lulusan S1 universitas terbesar di Indonesia. Dunia berdandan dikenalnya karena sering menghadiri acara resepsi pernikahan sepupunya (sedangkan ybs belum ada rencana menikah. Gosip aja lagi!).
Kita bandingkan sesudah dan sebelum memasuki dunia kerja.

Tampak sekali perbedaannya bukan?! Sebelumnya dia hanya menggunakan celana jeans dan T shirt. Sekarang pakaian yang dikenakan lebih bervariasi dengan tambahan accesories kepala.
Namanya juga lifestyle. Setiap orang bebas memilih hidup dan gayanya sendiri. Berikut tips yang bisa saya berikan bagi anda untuk dapat memilih style yang paling sesuai untuk anda.
- Gunakanlah pakaian yang sesuai dengan bentuk badan anda. Jangan sekali-sekali menggunakan pakaian yang tidak sesuai, misalnya menggunakan pakaian bayi. Pastilah akan sangat tidak sedap dipandang mata. Ditambah, anda akan terkena hardikan dari ibu sang bayi.
- Sesuaikan pakaian dan accesories dengan kondisi dan tempat. Jika anda adalah penyanyi rock, jangan sekali-kali menggunakan pakaian penyanyi dangdut ketika anda tampil. Bukan pujian yang akan anda dapatkan, melainkan cacian. Jika tidak beruntung, cacian itu akan ditambahkan dengan lemparan berbagai ‘sayuran pinggir jalan Kramat Jati jam 6 pagi’ (baca: busuk).
- Untuk penggunaan alat-alat tambahan seperti bulu mata palsu, pastikan anda menggunakannya pada tempat yang tepat. Jangan sekali-kali anda menggunakannya pada mata anda, karena bulu mata palsu hanya digunakan di bulu mata saja. Niscaya mata anda tidak akan tercolok-colok.
- Jangan sekali-kali menggunakan pakaian tanpa tahu pemiliknya. Bisa-bisa anda disangka maling jemuran.
Demikian tips yang dapat saya berikan. Mohon maaf kalau ada kesamaan dalam dunia nyata. Hal itu adalah kesengajaan semata.
Tips ini dibuat atas inspirasi setelah membaca wall post seorang sahabat yang dapat anda baca disini.