Masih Maintenance

Halo kawan-kawan pembaca. Akhir-akhir ini blog namasayaratih sudah memiliki peningkatan dalam hal kemudahan penggunaan (apa coba!!). Meskipun masih banyak yang kosong, tapi teman-teman sudah bisa melihat link-link favorit penulis, resensi yang pernah penulis buat, dan sudah ada guest booknya lhooo…. Jadi kalau teman-teman punya saran, kritik, cacian, makian, pernyataan nista, kalimat cinta, puisi galau, bahan skripsi, bisa langsung ditulis di situ.

Harap maklum yah kalau masih ada yang kurang sedap dipandang (kecuali foto-foto, semua sedap dipandang!). Namanya juga newbie. Seiring dengan berjalannya waktu, penulis akan melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada. Sabar yah. Deadline (skripsi) tanggal 23 Juni nih. Jadi, jangan mengharapkan tulisan-tulisan yang fenomenal dan spektakuler sebelum tanggal itu.

So, untuk saat ini, teman-teman bisa menilik beberapa situs yang sudah disediakan di home page. Semoga teman-teman tertarik.

Cheers.. :)

Tips Berpakaian

Dua orang sahabat saya, sama seperti saya, jarang menggunakan peralatan make up dalam kesehariannya. Salah satunya, seorang ibu dengan seorang putri (nama tidak disebutkan demi martabat yang bersangkutan), bekerja sebagai seorang jurnalis di sebuah majalah kesehatan wanita di Jakarta. Karena pekerjaannya sebagai penulis di majalah lifestyle, dia menggunakan make up dan berbagai accesories setiap ke kantor. Dia mengeluh, betapa mahalnya harga alat-alat make up yang dijual di pasaran. Tapi, karena tuntutan profesi, dipakainya juga alat-alat itu. Dulu biasanya ibu ini ke kampus dengan dandanan yang sangat casual, celana jeans atau kadang celana pendek, sepatu kets, kaos atau kemeja. Benar-benar casual. Bisa kita lihat bedanya di bawah ini…

Terlihat jelas sekali bedanya.

Bandingkan dengan teman saya yang satu lagi (nama tidak disebutkan demi harga diri ybs). Dia adalah lulusan S1 universitas terbesar di Indonesia. Dunia berdandan dikenalnya karena sering menghadiri acara resepsi pernikahan sepupunya (sedangkan ybs belum ada rencana menikah. Gosip aja lagi!).

Kita bandingkan sesudah dan sebelum memasuki dunia kerja.

Tampak sekali perbedaannya bukan?! Sebelumnya dia hanya menggunakan celana jeans dan T shirt. Sekarang pakaian yang dikenakan lebih bervariasi dengan tambahan accesories kepala.

Namanya juga lifestyle. Setiap orang bebas memilih hidup dan gayanya sendiri. Berikut tips yang bisa saya berikan bagi anda untuk dapat memilih style yang paling sesuai untuk anda.

  1. Gunakanlah pakaian yang sesuai dengan bentuk badan anda. Jangan sekali-sekali menggunakan pakaian yang tidak sesuai, misalnya menggunakan pakaian bayi. Pastilah akan sangat tidak sedap dipandang mata. Ditambah, anda akan terkena hardikan dari ibu sang bayi.
  2. Sesuaikan pakaian dan accesories dengan kondisi dan tempat. Jika anda adalah penyanyi rock, jangan sekali-kali menggunakan pakaian penyanyi dangdut ketika anda tampil. Bukan pujian yang akan anda dapatkan, melainkan cacian. Jika tidak beruntung, cacian itu akan ditambahkan dengan lemparan berbagai ‘sayuran pinggir jalan Kramat Jati jam 6 pagi’ (baca: busuk).
  3. Untuk penggunaan alat-alat tambahan seperti bulu mata palsu, pastikan anda menggunakannya pada tempat yang tepat. Jangan sekali-kali anda menggunakannya pada mata anda, karena bulu mata palsu hanya digunakan di bulu mata saja. Niscaya mata anda tidak akan tercolok-colok.
  4. Jangan sekali-kali menggunakan pakaian tanpa tahu pemiliknya. Bisa-bisa anda disangka maling jemuran.

Demikian tips yang dapat saya berikan. Mohon maaf kalau ada kesamaan dalam dunia nyata. Hal itu adalah kesengajaan semata.

Tips ini dibuat atas inspirasi setelah membaca wall post seorang sahabat yang dapat anda baca disini.

Skripsi.. Oh, skripsi…

Sesuatu yang harus saya selesaikan dengan segera, namun serasa sulit. Bukan sulit materinya (ga bermaksud sombong), tapi kesulitan lebih berasal dari diri sendiri yang entah kenapa lebih prefer tidur-tiduran. Apalagi dengan adanya game-game online sialan itu. Hweeeh… Makin ga bernapsu untuk mulai menerjemahkan. Apa sih susahnya cuma buka kamus, terus tulis? Ngga susah kan? Niatnya itu lho…

Kalo udah mulai kerja sih pasti jadinya non stop (baca: on fire). Tapi kalau ngelamun, pasti malah jadi mikirin yang lain; mau beli skill apa, mau edit blog biar jadi kayak gimana, liat-liat FB temen, dan lain-lain yang sulit disebutkan karena kalau terbaca beberapa pihak bisa menimbulkan kericuhan.

Bukannya saya malas, tapi saya belum mendapat titik kritos dimana saya benar-benar berpikir : Ya, Tuhan, kalo ga dikerjain sekarang, ga ada waktu lagi nih! Susah emang kalau terbiasa work under pressure. Terima kasih yah buat semua orang yang selalu mengingatkan. Saya ingat kok. Saya ngga akan mengecewakan kalian semua. Saya akan menulis skripsi yang sangat berkualitas, melebihi mata kuliahnya Miss High-pitch (baca: yang tak diinginkan 2). Saya selalu bersemangat. Saya tidak menyerah. Kalaupun saya pernah menulis di beberapa tempat, “I Quit!”, bukan berarti saya berhenti mengerjakannya. Saya ngga akan lupa kata-kata Hendra: “Skripsi itu untuk menyenangkan orang tua”, Andri: “Kita masuk di Rusia 2004 UI, kita juga harus lulus dari Rusia UI”, Intan: “Ayo, Ceu, diselesain skripsinya, please“, Monica: “Semangat, hun..”. Semua saya ingat dan salalu menjadi pemicu saya untuk tidak berhenti. Ah, jadi terharu sendiri.

My baby is leaving… :(

Setelah ditunda sehari, akhirnya si Mamas pergi juga. Buat yang belum tau, Mamas is my soulmate :) . Hubungan kami on-off terus.. Yah, sekarang lagi on.. Hope it’ll last. :D

Barusan kami telponan, keretanya sudah berangkat menuju ke Semarang. Mamas ke sana karena ada proyekan buka warnet bareng temen-temennya. Semoga sukses yah, dear..

Padahal belum lama balikan, udah ditinggal aja gitu ke Semarang. Tapi ngga apa-apa lah. Siapa tau our relationship become mature between distance. Heheheheeee…. Sok dewasa euy… Namanya juga usaha.

Pesanku untuk Si Mamas…

Hati-hati yah, sayaaang.. Meskipun lokasimu cenderung dekat dengan kawasan anak-anak remaja, jangan sampe kecantol sama yang lain.. Uhuuyy… Jadi pengen malu… Hihihiiiii… Udah ah, malu beneran jadinya….

Terima kasih, teman-teman pembaca..

Wah, senangnya sudah ada beberapa comment yang masuk di blog ini. Padahal blog ini belum soft launching. Comment-comment itu menandakan bahwa : emang yah yang namanya gosip itu laku banget!. Buktinya, saya hanya mengirimkan link blog ini ke beberapa teman saja. Tapi kok komentar yang berdatangan ada juga dari orang-orang yang tidak saya berikan alamt blog ini. Jadi senaaaang…. :D

Blog ini masih dalam tahap percobaan. Jadi mohon maaf kalau ada tampilan yang tidak memenuhi kaidah estetika dan tidak sedap dipandang mata. Soalnya, Penulis benar-benar baru belajar mengaplikasikan blog. Tapi tenang aja kok, sahabat-sahabatku Rusia 2004; skripsi juga jalan kok!!! (dalih takut diberisikin… :p)

Wokee deh kalo begituu… Tunggu post-post berikutnya yah.. Yuk mareeeeeee……